>

Penulis Arsip: Rakyat Bengkulu

PB PGRI Bahas Mogok Nasional

Sudarwan-Danim

Sudarwan-Danim

BENGKULU – PGRI Provinsi se Indonesia menghadiri rapat evaluasi kinerja Pengurus Besar PGRI di Hotel Yasmin, Karawaci, Tanggerang pada 18 – 19 April lalu. Salah satu yang dibahas adalah polemik sering macetnya pembayaran tunjangan profesi guru.

Termasuk belum dibayarkannya tunjangan sertifikasi guru triwulan pertama tahun 2014 ini dan kekurangan pembayaran tahun 2012 – 2013 yang dijanjikan akan dibayar pada 14 April lalu. Apa hasilnya ?

“Kami kembali kesepakatan di Bandung, tahun 2010 lalu. Dimana pembayaran tunjangan profesi guru setiap bulan dan masuk dalam sistem pembayaran gaji bulanan adalah final,” kata Sudarwan Danim yang menghadiri langsung pertemuan tersebut.

PGRI Provinsi mendukung agar tunjangan profesi guru dibayar setiap bulan. Sehingga polemik yang sering dialami para guru tidak terjadi secara terus –menerus. “Kalau PGRI Provinsi Bengkulu sikapnya sudah jelas, meminta PBPGRI menginisiasi gerakan nasional untuk pembayaran TPG perbulan. Kalau tidak begitu persoalan tunjangan profesi guru terus berlangsung sampai kiamat,” kata Sudarwan Danim.

Namun untuk mewujudkan keinginan PGRI dan PB PGRI itu, sejauh ini masih ada dua perbedaan pandangan. “Bagaimana mewujudkannya, memang masih ada perbedaan diantara PB PGRI. Sebagian berharap ada kesadaran pemerintah untuk mewujudkannya. Sebagian lagi, menghendaki agar PGRI Provinsi fokus dengan pergerakan tertentu yang bersifat kolektif dan memaksa,” tambah Sudarwan Danim.

Namun bagaimana dengan sikap PGRI Provinsi atas dua perbedaan pandangan agar tunjangan profesi guru dapat dibayarkan setiap bulan ? Sebagaimana diketahui selama ini tunjangan profesi guru dibayar setiap triwulan atau tiga bulan sekali.

 “Saya pribadi menganut pola yang kedua, diperlukan gerakan nasional. Apakah itu berupa demonstrasi atau mogok nasional agar tunjangan profesi guru bisa dibayarkan setiap bulan. Pengalaman saya, hanya dengan cara dipaksa pemerintah akan berpihak kepada guru. Selebihnya, hanya seolah-olah berpihak kepada guru,” tukas Sudarwan Danim.

Untuk menentukan sikap tersebut, Ketua PGRI Privinsi Indonesia akan melakukan pertemuan nasional bersama PB PGRI di Jakarta pada 9 – 11 Mei. Secara tersirat Sudarwan berharap nantinya seluruh pengurus dapat berani mengambil langkah tegas. “Bagi saya pertemuan nasional semacam itu tidak banyak manfaatnya, kecuali para pengurus punya nyali,” ungkap Sudarwan Danim.

Sambung Sudarwan Danim, “Pada sisi lain, kalau kita menggelar mogok nasional, masyarakat yang tidak gaul dengan informasi malah mencibir. Padahal gerakan itu biasa diluar negeri. Di Chaniago, AS misalnya tahun 2012 dibawah komando organisasi guru setempat, guru-guru mogok 3 Minggu hanya untuk menuntut hal yang jauh lebih sepele dibandingkan dengan penderitaan guru di Indonesia,”  demikian Sudarwan Danim.(ble)

Minggu Depan, Senam Zumba dan Yoga Persia

BENGKULU – Selalu berinovasi dan selalu ada yang baru, rencananya senam sehat di Graha Pena RB garapan RB-Honda minggu depan bakal lebih seru. Sebab ada jenis senam baru yang akan diperagakan, yakni senam zumba dari Persia dan yoga. Senam zumba ini diciptakan penari professional sekaligus koreografer asal Miami, Alberto Perez. Jenis senam fitnes-aerobic ini menyisipkan gerakan dinamis dan atraktif ala penari hip hop dipadu dengan gerakan cantik dan ritmis ala penari samba dan salsa.

“Bagaimana gerakannya dan seseru apa gerakan senamnya, ikuti saja senamnya Minggu depan,” tutur Instruktur Senam, Vivie dari Sanggar Senam V and Vie Aerobic.

Bahkan supaya lebih variatif senam chicken dance yang biasanya dilakukan setiap minggu kemarin (20/4) pukul 07.00 WIB diganti dengan senam DI Style, gangnam style, aerobic dan pendinginan.  Usai senam, peserta rebutan mengambil air minum mineral. Sebagian peserta memilih membeli produk sponsor Stimuno dan beristirahat sambil membaca koran sembari menunggu pengundian doorprize.

Sementara doorprize yang disiapkan untuk peserta senam berupa 5 alat pemotog buah-buahan dan sayuran praktis, 3 tempat gantungan pakaian, 3 lusin gelas cantik, 2 cermin gantung, 2 panci, 3 tempat penyimpanan bumbu-bumbu dapur, 5 mangkok dan 5 tempat bekal nasi.

Salah satu peserta senam yang beruntung mendapatkan alat pemotong buah-buahan, Johan Budi (52) warga Kelurahan Jembatan Kecil mengaku senang karena bisa membawa pulang alat dapur praktis untuk istrinya memasak. “Saya dapat ini, lumayan dek untuk membantu istri memasak. Minggu depan saya ajak istri. Selain dapat sehatnya, juga hadiahnya,” demikian Johan.(tew)

Menjelajah Rimba Seluma – Benteng RAOX 2014

f1-boks

Rafflesia Adventure Offroad eXpedition (RAOX) yang dilaksanakan Rafflesia Adventure Club (RAC) bekerjasama dengan Polda Bengkulu, Harian Rakyat Bengkulu (RB) dan RBTV pada tanggal 19-20 April 2014, menembus hutan Kabupaten Seluma hingga Kabupaten Benteng. Banyak hal yang mampu memacu adrenalin offroader di medan berlumpur dan menanjak menembus rimba itu. Berikut laporannya. 

ARIE SAPUTRA WIJAYA – Kota Bengkulu

SEKITAR 50 mobil offroad terparkir di halaman parkir Graha Pena Rakyat Bengkulu sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu (19/4).  Para offrader tampak tengah bersiap-siap dengan kendaraannya masing-masing. Mulai dari memanaskan mesin mobil hingga memastikan kembali kesiapan kendaraan sebelum beraksi di medan ekstrim.

 Pukul 09.00 WIB, rombongan offroader dilepas langsung Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamudin dan Kapolda Bengkulu Brigjend Pol. Tatang Somantri, SH, MH. Dalam pelepasan tersebut, tampak pula hadir Wakapolda Bengkulu Kombes Pol. Adnas, Irwasda Bengkulu  Kombes Pol. Drs. Djumli Saparudin, GM Harian Rakyat Bengkulu HM Muslimin, SH, MH, GM RBTV Dedi Wahyudi, serta Pemred RB Zacky Antony.

 Setelah dilepas, rombongan offroader bergerak menuju Desa Babatan Kabupaten Seluma. Desa ini merupakan pintu masuk rute yang akan dilewati oleh para offroader dalam menempuh jalur petualangannya. Tampak ikut serta mengantar rombongan offroader Wagub, Kapolda, Wakapolda, dan Irwasda Bengkulu dengan menggunakan kendaraan mereka masing-masing.

 Rombongan memasuki pintu jalur sekitar pukul 10.00 WIB. Namun di tengah perjalanan tepatnya setelah 5 km dari pintu jalur dengan kondisi medan masih jalan kerikil, Kapolda dan Wagub harus kembali putar arah lantaran ada tugas yang harus segera diselesaikan.

 Sementara rombongan yang lain terus melanjutkan perjalanan. Awalnya medan yang ditempuhn tidak terlalu memberikan tantangan berarti bagi para offroader. Namun ketika masuk jarak sekitar 10 km jalr dari pintu masuk, tantangan sebenarnya mulai ditemui. Tanjakan dengan kemiringan sekitar 50 derajat menyambut para offroader.

 Selain kemiringan yang cukup terjal, kondisi jalan tanah yang licin dan didampingi oleh semak belukar, membuat para offroader harus berjuang lebih untuk meLewatinya. Ditambah lagi dengan serangan lebah yang merasa terusik oleh raungan mesin jeep-jeep offroad itu, menjadikan pengalaman lebih unik.

 Tak jarang beberapa kendaraan offrader harus terjebak di tengah tebing dan harus ditarik oleh kendaraan offroad lainnya. Sementara untuk para offroader yang cukup mahir, bahkan harus rela apabila kendaraan mereka berada dalam posisi vertikal dan harus jumping guna menembus medan tersebut.

 Rintangan pertama tersebut mampu dilewati seluruh offroader tanpa hambatan berarti. Para offroader kembali menempuh track dengan kondisi medan semak belukar dan tanah kering hingga menemui rintangan kedua yang dinamakan ‘kandang babi’. Medan ini cukup sulit lantaran arealnya lebih banyak lumpur, persis seperti kubangan babi. Kedalaman lumpur bahkan hingga pinggang orang dewasa harus dilewati oleh kendaraan offroad tersebut. Sama seperti sebelumnya rintangan ini mampu dilewati oleh offroader dengan aman walaupun ada beberapa offroader yang terjebak dalam kubangan tersebut dan harus ditarik oleh kendaraan lain.

 Pengamatan RB selama perjalanan berlangsung, ada beberapa tanjakan curam yang dilalui oleh para offroader. Tanjakan dengan berbagai tipikal menyambut setiap offroader dalam setiap perjalanannya. Seperti yang dialami oleh salah seorang offroader, Fitro yang mengalami kendala patah as depan sebelah kiri ketika bertarung dengan medan tebingan ekstrim 70 derajat dengan kondisi jalan licin dan berlubang. Beruntung lokasi tersebut tidak jauh dari Desa Kuti Agung Kabupaten Seluma, sehingga kendaraan tersebut masih bisa diperbaiki terlebih dahulu.

“Mobil ini memang sudah dengan spec ekstrim. Mesin dengan komposisi cc besar dan dengan kaki-kaki mesin masih menggunakan milik Suzuki Katana,” terang Fitro seraya membongkar roda depan mobilnya.

Bhakti Sosial di Desa Kuti Agung

 Sementara itu selain melaksanakan petualangan menembus jalur terjal dari Kabupaten Seluma menuju Kabupaten Benteng. Rombongan offroader ini juga melaksanakan kegiatan bhakti sosial di Desa Kuti Agung Kabupaten Seluma.

Desa terpencil yang terdiri dari 38 KK tersebut memang masih sangat jauh dari kehidupan urban kota. Akses masuk ke desa yang cukup sulit ditambah dengan jaringan komunikasi seperti sinyal seluler yang minim membuat desa ini dapat dikatakan tak tersentuh kemajuan.

“Kami sangat senang ada orang luar yang berkunjung ke dusun kami. Kami pun sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh rekan-rekan offroader. Melalui kegiatan ini, kami berharap pemerintah bisa melihat bagaimana kondisi masyarakatknya di desa ini. Setidaknya bisa lebih respek untuk melakukan pembangunan di desa kami,” jelasnya.

 Bhakti sosial yang dilakukan oleh para offroader berupa pembagian sembako, perlengkapan salat seperti sarung dan sajadah kepada masyarakat. Sedangkan rencana membersihkan fasilitas umum, tidak sempat dilakukan lantaran saat memasuki desa sudah menjelang senja.

Menempuh Malam

 Setelah dari Desa Kuti Agung, rombongan offroader bertolak menuju lokasi basecamp yakni di tengah perkebunan PT Agri Andalas persisnya di bagian wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. Perjalanan malam menembus hutan dan perkebunan dengan medan ekstrim dimulai.

 Dengan kondisi cuaca yang mulai gerimis, menambah tantangan tersendiri bagi para offroader. Gerimis yang turun menambah licin jalur lintasan para offroader. Dengan medan berbukit yang sempit dan dengan lintasan tanah, mengharuskan para offroader untuk lebih berhati-hati dalam mengendalikan laju mobilnya.

 Tak jarang beberapa kendaraan offroader harus kehilangan kendali dan nyaris terbalik karena kondisi jalan yang licin tersebut. Namun dikarenakan teamwork yang dibangun oleh para offroader sangat solid, sehingga apapun kendala yang terjadi selama kegiatan merupakan kendala bersama yang harus cepat dicarikan solusinya.

 Setelah melewati beberapa tebingan dan turunan curam dengan rekahan tanah yang bisa membenamkan roda kendaraan offroad, para offroader satu persatu mulai memasuki basecamp di tepi sungai dalam perkebunan kelapa sawit PT Agri Andalas. Rombongan pertama yang masuk basecamp Ketua RAC dan Irwasda Polda Bengkulu, Kombes Pol. Drs. Djumli Saparudin pukul 20.19 WIB. “Melalui kegiatan petualangan ini, setidaknya kita sudah memiliki gambaran bagaimana kondisi masyarakat yang ada di desa padalaman yang kita singgahi. Hal ini tentunya akan berdampak untuk kemajuan suatu wilayah tersebut,” ujar Djumli Saparudin yang juga mantan Kapolres Bengkulu Selatan ini, sembari beristirahat sejenak sebelum bertolak kembali ke Kota Bengkulu.

 Esok harinya, Pukul 15.14 WIB, Minggu (20/4) para offroader telah tiba kembali ke  Kota Bengkulu berkumpul di Sport Center. Beberapa kendaraan tersebut mengalami berbagai kerusakan seperti yang pecaha ban, kopling jebol, patah as, patah shock dan lainnya. Namun kendala tersebut tidak menyurutkan niat para offroader untuk tetap mengikuti acara penutupan.

Acara penutupan disetting dengan sederhana yakni silaturahmi dan pembagian doorprice untuk seluruh peserta. Tampak pula hadir dalam acara penutupan tersebut Wakapolda Bengkulu Kombes Pol. Adnas dan Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol Benny Ali, SH, SIK.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai bentuk persiapan atas system baru olahraga offroad yang sebelumnya menggunakan sistem Special Competion Stage (SCS) menjadi Country Road (CR). Jadi dengan system yang baru ini, lebih kental dengan aroma petualangannya,” terang Ketua RAC Donny.(**)

Minim Petunjuk, Sulit Bongkar Rampok Emas

perampok

BENGKULU –Harapan masyarakat Bengkulu khususnya pemilik Toko Emas Asia Jalan KZ Abidin I Kelurahan Kebun Dahri agar kawanan perampok bersenjata api yang menggasak sekitar 12 Kg perhiasan emas di toko itu terungkap, sulit segera terwujud. Minimnya bukti-bukti petunjuk mengarah ke suatu kelompok pelaku, menyulit polisi melakukan pelacakan.

 Belum ada perkembangan signifikan dalam upaya mengungkap kawanan perampok tersebut, setelah 4 hari kejadian. Sekalipun ada sejumlah nama pelaku yang patut dicurigai sudah dikantongi polisi, namun minimnya bukti-bukti, langkah lebih jauh (melakukan penangkapan, red) belum bisa dilakukan polisi. Namun demikian ditegaskan Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, SH, MH, sulitnya membongkar kasus ini tak membuat anggota putus asa. Penyelidikan terus dilakukan, orang-orang yang dicurigai terus dipantau lebih jauh lagi.

 Anggota Polres Bengkulu juga disebarkan melakukan pengintaian, dan memasuki tempat-tempat tertentu yang dimungkinkan jadi tempat persembunyian orang yang ada kaitan dengan aksi perampokan itu, untuk diselidiki lebih jauh. “Harus diakui memang cukup sulit untuk membongkar kasus ini. Sebab, pelakunya sangat profesional sekali, sehingga sangat minim meninggalkan bekas-bekas yang bisa menjadi petunjuk bagi polisi memetakan pelaku. Memang ada nama-nama yang sempat dicurigai, tapi setelah dicek ternyata bukan,’’ ujarnya.

  Terkait  sidik jari yang diperoleh di TKP, dikatakan Kapolres, ternyata berbeda dengan sidik jari beberapa orang yang dicurigai polisi. Begitupun dengan tetesan darah pelaku di TKP, harus dilakuan tes DNA terlebih dahulu. Itupun orang yang dicurigai harus tertangkap terlebih dahulu untuk dilakukan tes DNA dan hasilnya dicocokkan.

 Hingga kemarin belum ada perkembangan terbaru terkait usaha polisi melakukan pencarian keberadaan keempat pelaku perampok tersebut. Hal ini semakin menguatkan dugaan kalau keempat pelaku perampokan tersebut memang sudah tak berada di Kota Bengkulu lagi, dan sudah kabur ke luar daerah. Dipekirakan, saat kabur keluar Kota Bengkulu para perampok ini berpencar, dan berganti kendaraan, mengingat motor yang mereka gunakan tentu sudah dketahui merek dan jenisnya.

 Sementara itu, dugaan keterlibatan seorang perampok yang pernah beraksi di Kantor Pos Tanah Patah tahun 2012 lalu, masih ditelusuri. Sebab modusnya pun hampir sama, yakni menggunakan senjata api. “Adanya dugaan kalau perampok ini merupakan pemain lama. Hanya saja kan kita butuh pembuktian. Memang hasil pengembangan yang dilakukan, ada dugaannya ke arah sana.” tambah Kapolres

 Sekadar mengingatkan, sebelumnya terjadi perampokan di Toko Emas Asia Jalan KZ Abidin I Kelurahan Kebun Dahri. Empat perampok menggunakan senpi kecepek serta pistol revolver, berhasil menggasak 12 kg emas yang bila dirupiahkan setara Rp 6 miliar. Pelaku beraksi Kamis (17/4) sekitar pukul 09.48 WIB. Hanya membutuhkan waktu 1 menit 6 detik untuk membaw akabur 1 2 kg berbagai bentuk perhiasan emas dari dalam toko tersebut. (fiz)

250 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

CURUP – Seluas 250 hektare areal persawahan di Desa Belumai I Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) terancam gagal panen. Hal ini diakibakan kurangnya pasokan air irigasi yang menjadi faktor utama sawah.

Dari informasi diperoleh, penyebab kurangnya pasokan air yang terjadi sejak pertengahan April lalu dikarenakan air yang diandalkan petani di sepanjang irigasi dikeringkan sebagai upaya pelaksanaan pembangunan dan perbaikan daerah aliran irigasi melalui program kegiatan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) dengan nilai mencapai Rp 4 miliar.

Kondisi tersebut tak pelak dikeluhkan sejumlah warga yang heran karena jadwal pelaksanaan proyek tersebut belum pasti. Sementara irigasi yang menjadi andalan petani sudah dikeringkan.

Camat PUT, Mulyanda Dahwan, S.Pd, MM ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui persis persoalan tersebut. Namun Mulyanda tak menampik rencana kegiatan MP3KI itu. “Memang kami juga belum mengetahui jadwal pastinya. Saya akan cek terlebih dahulu ke lokasi. Proyek ini merupakan kegiatan dari BPMPD RL,” jelas Mulyanda.

Di bagian lain, Kepala Dinas Pertanian RL, Ir. Rheda Kusmartono tak menampik kondisi tersebut. Menyikapi kondisi itu, Rheda mengaku pihaknya terpaksa menyusun ulang lokasi penerimaan bantuan program SLPTT padi di kawasan tersebut. “Terpaksa jadwal tanam padi kita tunda. Kalau ternya nanti diperkirakan proyek yang digelontorkan melalui program PNPM pusat tersebut ternyata baru akan selesai Desember nanti, maka lokasi pemberian SLPTT padi akan kami alihkan ke daerah lain,” ungkap Rheda.

Polemik pengeringan ini sebenarnya telah lama berlangsung. Pembangunan ini direncakan dilakukan di 15 desa Kecamatan PUT. Namun 11 desa dan kelurahan diantaranya telah melakukan penolakan untuk dilakukan pengeringan hingga ada jadwal pasti ditetapkan.(cuy)

Pemberkasan NIP CPNS dari Honorer Tak Jelas

JAKARTA - Kelulusan tenaga honorer kategori II menjadi CPNS sudah ditetapkan beberapa waktu lalu. Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan terkait proses pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) seratus ribu lebih honorer kategori II yang lulus seleksi.

 Pemberkasan NIP untuk para CPNS dari kelompok tenaga honorer kategori II ini sebelumnya sempat ditutup sementara karena adanya Pemilu Parlemen awal April lalu. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyebutkan pemberkasan NIP langsung dibuka setelah pemilu rampung.

 Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kemen PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Herman Suryatman membenarkan sampai kemarin belum ada satupun pemberkasan NIP CPNS dari kelompok tenaga honorer K2 yang masuk ke kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

 ”Baik itu di BKN pusat maupun di kantor BKN regional, belum ada usulan pemberkasan NIP yang masuk,” katanya kemarin. Herman menuturkan informasi terakhir dari dari BKN menyebutkan bahwa sampai saat ini instansi daerah yang kebagian jatah CPNS masih fokus melaksanakan verifikasi data.

 Dia menuturkan verifikasi data ini penting. Sebab sebelumnya BKN telah mengeluarkan surat edaran yang isinya data CPNS yang diajukan NIP-nya tidak boleh palsu. Jika kedatapan ada CPNS dari tenaga honorer siluman, kepala instansi bisa dijatuhi sanksi pidana.

 ”PPK (pejabat pembina kepegawiaan, red) dalam menyerahkan berkas hasil verifikasi honorer K-2 yang lulus menjadi CPNS harus membuat surat pernyataan bertanggungjawab mutlak,” tegas Herman. Diduga kuat keberadaan surat ini semakin membuat pimpinan daerah takut melayangkan pemberkasan NIP.

 Sebab tahun-tahun sebelumnya tidak ada ketentuan seperti ini. Sehingga banyak tenaga honorer siluman yang lolos saat pemberkasan dan mendapatkan NIP abdi negara. “Kami memang berpikiran saat ini instansi daerah sangat hati-hati melakukan verifikasi,” katanya.

 Herman mengatakan upaya memperketat usulan pemberkasan NIP ini murni untuk menjaring calon abdi negara yang memenuhi syarat. Dia mengatakan penerimaan CPNS dari formasi tenaga honorer kategori II ini harus akuntabel supaya hasilnya bisa optimal. Dia sadar resiko kebijakan itu membuat waktu pemberkasan agak lebih lama.

 Tahun ini pemerintah melakukan ujian tulis kepada sekitar 600 ribu tenaga honorer kategori II. Ujian itu dipakai untuk menjadi sekitar 150 ribu tenaga honorer kategori II untuk menjadi CPNS. Di sejumlah daerah muncul kabar banyak banyak tenaga honorer siluman yang lulus ujian. Jika ada tenaga honorer siluman lulus ujian kemudian lolos diajukan dalam pemberkasan NIP CPNS, maka kepala instansinya akan diproses pidana. (wan)

Dijemur, Dua Lusin Pakaian Dalam Perawat Dicuri

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BENGKULU – Peristiwa langka terjadi di Kelurahan Sumur Meleleh. Kekesalan So (20), seorang perawat kesehatan yang kos di Kelurahan Sumur Meleleh, tak mampu dibendung lagi. Bagaimana tidak, dalam sebulan ini kosnya kerap disatroni pencuri saat dirinya sedang bertugas di salah satu klinik di Kota Bengkulu. Uniknya, pelaku tidak mengincar barang berharga, tapi hanya mencuri pakaian dalam korban saja.
Terang saja hal itu membuat So cukup takut. Dalam sebulan ini saja, korban mengaku ada sekitar 2 lusin pakaian dalamnya hilang dicuri. Walau harganya tidak seberapa, tetap saja yang hilang dicuri itu sempat membuat korban kelabakan.
“Rencananya saya mau lapor ke ketua RT. Tapi tadi sudah ke rumah, ketua RT tidak ada. Pencurian ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi, mungkin ada sekitar 2 lusin yang hilang selama ini,” tutur perawat berpostur tinggi ini.
Sementara itu, pencuri spesialis pakaian dalam wanita ini sepertinya sudah paham betul kondisi di kos yang dihuni So. Sebab, pelaku selalu beraksi saat So bertugas di klinik. Peristiwa pencurian pakaian dalam terakhir kali dialami So, Sabtu (19/4) malam. Sebelum pergi bekerja, So siang itu menjemur pakaian yang baru saja dicucinya. Lengkap, termasuk pakaian dalam, dijemur di depan kos.
Saat korban pergi, seperti biasanya pelaku spesialis pakaian dalam mulai mengincar. Alhasil, saat malam pulang dari tempat kerjanya, emosi perawat ini kembali naik. Seluruh pakaian dalam yang dijemurnya hilang. “Kami di sini kos cuma berdua. Yang diambil cuma pakaian dalam aja,” kesalnya.
Saking kesalnya, perawat ini sempat berkicau di facebook. “Kali ini ga bakal aq tinggal diam, besok lapor pak rt sumur meleleh, udah berulang x pakean dalamku ilang di jemuran, aq heran kenapa mesti pakean dalam semua yg ilang!!!!, udah brp lusin kalo dkumpulkan yg ilang…arrgghh!!!!” bunyi kekesalan So di jejaring sosial facebook. (fiz)

Ruko Terbakar, Pemilik Terjebak Api

Tim pemadam kebakaran memeriksa puing-puing ruko Boggi yang habis terbakar.FAZLURAHMAN/RB

Tim pemadam kebakaran memeriksa puing-puing ruko Boggi yang habis terbakar.FAZLURAHMAN/RB

BENGKULU - Hujan deras yang melanda Kota Bengkulu sejak dinihari tadi (21/4) tak mampu meredam amukan api yang melahap habis ruko Boggi, di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu. Sekitar pukul 03.00 WIB kebakaran hebat yang menghabiskan seisi toko manisan itu bahkan menyebabkan pemiliknya Sapril (49) menjadi korban meninggal.

Itu setelah sebelumnya Sapril yang sempat keluar ruko kembali lagi ke dalam ruko untuk mengambil barangnya yang masih tertinggal. Tak ayal, setelah masuk ia tak kunjung keluar. Jenazah Sapril pun dievakuasi oleh tim pemadam bahaya kebakaran. Sementara dua anaknya yang sempat sama-sama di dalam ruko kondisinya selamat.

Pantauan RB di lokasi saat kejadian berlangsung, sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan kobaran api. Hingga pukul 09.15 WIB ini masih ditelusuri penyebab kejadian kebakaran itu. Pihak keluarga yang masih syok juga belum bisa diwawancarai.(fiz)

Beringin Selalu Main Dua Kaki

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) telah mempersilakan kadernya yang lain yang ingin jadi calon wakil presiden (cawapres) berpasangan dengan capres dari partai lain.

Pernyataan ARB itu, menurut politik UI Ari Junaedi, bukanlah bentuk untuk mendamaikan polemik di tubuh Golkar atas pencapresan ARB. Pernyataan itu sengaja disetting untuk menjalankan politik dua kaki.

Menurut Ari, Golkar dengan segala kepiawaiannya di panggung politik di tanah air, tentu baiknya menyiapkan segala alternatif politik di tengah himpitan nama kuat Jokowi dari PDIP dan Prabowo dari Gerindra.

“Politik dua kaki yang dijalankan Golkar dengan tetap mengusung nama ARB sebagai capres namun di sisi lain mulai menyiapkan beberapa nama cawapres untuk dipasangkan dengan capres partai lain, tentu bisa dianggap sebagai jurus ampuh Golkar mengatasi kebuntuan politik,” tutur Ari kepada INDOPOS, kemarin (20/4).

Menurut pengajar Program Pascasarjana di UI dan Undip Semarang ini, ibarat semut di tengah perang gajah (Jokowi dan Prabowo), semua jurus baiknya disiapkan oleh partai beringin ini.

“Cara ini perlu ditempuh karena Golkar tidak punya pengalaman menjadi oposisi dan selalu nyaman berada di rezim yang berkuasa,”tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh peneliti senior Indonesia Publik Institute (IPI) Karyono Wibowo. Menurutnya, selaku partai tua, Golkar dinilai sangat berpengalaman dalam memainkan politik tanah air. Bahkan, di tengah hasil yang tidak memuaskan di Pileg 2014, Golkar memang harus mencari cara yang aman untuk bisa tetap masuk di pemerintahan yang baru.

“Sejak sistem pemilihan presiden dipilih secara langsung, pada tahun 2004 dan 2009, calon presiden dari Partai Golkar selalu kalah tapi selalu untung. Pasalnya, Partai Golkar tetap mendapat jatah kekuasaan di pemerintahan meskipun kalah di pilpres,” katanya.

Hal itu bisa terjadi karena Golkar tanpa rasa malu membuat deal politik dengan dengan pemenang pilpres. Celakanya, pemenang pilpres pun biasanya tak punya nyali untuk menolak hasrat dan syahwat politik Golkar. Bahkan Golkar kerap memainkan peranan baik di pemerintahan maupun dinamika politik di parlemen.

“Ini semua terjadi karena kekuatan Golkar memang masih kuat dalam realitas politik di negeri ini,” tuturnya.

Karenanya, kata Karyono, dalam sejarah politik Indonesia, tak jarang Partai Golkar kerap menjadi bandul politik yang menjadi penentu lahirnya kebijakan.  “Itulah hebatnya Partai Golkar dalam menyusun strategi pertarungan politik dalam perebutan kekuasaan,” ucapnya.

Anehnya, politik dua kaki ini pun ternyata dibenarkan oleh politisi Golkar Bambang Soesatyo. Kepada Indopos, dengan lugas, pria yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan bahwa cara-cara tersebut  sangat wajar. “Saya kira wajar saja. Dalam dunia politik, bukan kami saja yang memainkan politik dua kaki,” terangnya.

Di waktu sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Akbar Tandjung juga menyerukan kepada seluruh kader potensial untuk menjadi cawapres dari partai lain.

“Kepada kader partai yang berpotensi menduduki jabatan strategis di Indonesia, khususnya sebagai wakil presiden, kiranya diberi kesempatan turut serta dalam pencalonan tersebut,” ujarnya.

Menurut Akbar, DPP Partai Golkar harus mengapresiasi dengan banyaknya kader yang didekati partai lain.  Artinya, Golkar sebagai partai besar mampu melahirkan kader-kader terbaiknya sehingga mereka dipinang oleh partai lain untuk mendampingi calon presidennya.

“Bilamana ada tokoh Golkar betul-betul diajak berpasangan dengan pimpinan partai lain, itu  hendaknya dilihat sebagai apresiasi dan penerimaan tokoh yang sudah dibesarkan Partai Golkar. Kami menyarankan DPP agar mempersilakan tokoh tersebut diajak sebagai tokoh lain dalam posisi wapres,” tegasnya. (dil)

Jadwal Ujian Sekolah SD/MI Direvisi

JAKARTA - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merevisi jadwal pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk SD dan MI (Madrasah Ibtidaiyah). Perubahan ini hanya untuk ujian susulan, bukan untuk ujian utamanya.

Dalam surat revisi yang dilansir Balitbang Kemendikbud menyebutkan, ujian susulan US SD/MI semula dilaksanakan selama tiga yakni pada 26, 27, dan 28 Mei. Dengan mata pelajaran yang diujikan berturut-turut adalah bahasa Indonesia, matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Jadwal US SD/MI susulan itu lantas direvisi dan dilaksanakan pada 2, 3, dan 4 Juni. Perubahan ini hanya untuk penetapan tanggalnya saja, sedangkan jam pelaksanaan ujian tetap yakni 08.00 – 10.00 waktu setempat.

Sementara untuk pelaksanaan US SD/MI utama tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal semula. Yakni mulai 19, 20, dan 21 Mei.

Pelaksanaan US SD/MI ini baru dijalankan pertama di tahun ini. Ujian ini menggantikan penyelenggaraan Ujian Nasional (Unas) SD/MI. Pelaksanaan US SD/MI ini dipasrahkan ke pemerintah daerah. Kemendikbud hanya mengeluarkan rambu-rambu ujian. Selain itu juga kisi-kisi ujian dan sejumlah butir soal berstandar nasional.

Pihak Balitbang Kemendikbud belum bisa dikonfirmasi terkait penyebab terjadinya revisi US SD/MI susulan itu. Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Kemendikbud Ibnu Hamad juga mengaku baru mendapatkan informasi terkait perubahan itu.

“Saya akan cek dulu apa penyebab perubahan di oleh pihak Balitbang,” paparnya. Karena revisi hanya pada ujian susulan, diperkirakan penyebabnya tidak terlalu signifikan. (wan)