Penulis Arsip: Rakyat Bengkulu

Hari Ini, Sekolah Mulai Diliburkan

pendidikanTUBEI – Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Lebong mengatakan, terhitung hari ini (21/7) seluruh sekolah di Kabupaten Lebong mulai libur lebaran. Libur sekolah akan berakhir hingga 6 Agustus 2014 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Diknaspora Lebong HM. Taufik Andary, M.Pd kepada RB.
Dikatakan Taufik, libur yang diberikan kepada sekolah, baik guru dan anak didik mereka sudah terbilang lama. Jika ditotal libur lebaran untuk sekolah selama 2 minggu. Sehingga libur tersebut diminta untuk dioptimalkan PNS, guru maupun para anak didik yang ada di Kabupaten Lebong.
‘’Kalau ditotal lebih kurang 2 minggu lamanya. Jadi harus benar-benar dioptimalkan dan dimanfaatkan untuk liburan maupun berlebaran bersama keluarga. Termasuk jika memang mau mudik atau jalan-jalan keluar kota. Jangan sampai nanti setelah habis waktu libur, malah ada yang nambah libur,’’ kata Taufik mengingatkan.
Menghindari PNS menambah libur, sambung Taufik, Dinas Diknaspora Lebong akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama masuk sekolah usai liburan lebaran. Kegiatan sidak rencananya akan berkoordinasi dengan Inpektorat Daerah (Ipda) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lebong.
‘’Jangan sampai nanti malah banyak PNS, terutama guru, malah menambah libur. Karena libur atau cuti lebaran sudah diberikan cukup lama. Apalagi proses belajar mengajar di sekolah mengawali tahun ajaran hanya satu minggu dan langsung libur lagi. Sehingga pasca liburan lebaran, kita minta sekolah harus segera mengoptimalkan proses belajar mengajar di masing-masing sekolah,’’ imbuh Taufik.(dtk)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Safari Ramadan di Kepahiang, Massa Tolak Gubernur

Unjuk rasa sejumlah mass di Kepahiang menolak kedatangan gubernur dengan membentang spanduk di tepi jalan.RAHMAN JASIN/RB

Unjuk rasa sejumlah mass di Kepahiang menolak kedatangan gubernur dengan membentang spanduk di tepi jalan.RAHMAN JASIN/RB

KEPAHIANG – Agenda safari Ramadan Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Thoriqul Jannah Kelurahan Pasar Ujung Kepahiang disambut aksi sejumlah warga Kepahiang yang mengusung spanduk bernada protes.

Spanduk-spanduk itu juga dibentang di Pasar Kepahiang, di pagar Taman Santoso dan lokasi masjid agung di kompleks SPP Kelobak. Termasuk di jalan lintas Kepahiang – Benteng, Minggu, (20/7).

Enam buah spanduk terpampang di atap gedung Pasar Kepahiang. Isinya cukup beragam. Diantaranya berbunyi: ‘’Kepahiang tak butuh  ceramah ustadz Junaidi kami butuh tanah Masjid Agung’’,  ‘’Waspada dengan Kolor Ijo, Jaga Istri dan Anak Gadis Anda’’.

Ditambah 3 spanduk di pagar Taman Santoso diantaranya berbunyi: ‘’Waspada zionis Israel bertahan di tanah SPP Kelobak tidak mau dibangun mesjid agung’’. Sedangkan di lokasi kompleks SPP Kelobak terbentang spanduk panjang berbunyi: ‘’Hibah tanah ini dihambat ustad Junaidi Gubernur Bengkulu, umat Islam Kepahiang kecewa berat’’.

Ketua Forum Masyarakat Kepahiang Bersatu, Hengki Trando mendesak Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd untuk menghibahkan lahan SPP Kelobak untuk pembangunan Masjid Agung Al Amin Kepahiang. Hal itu disampaikan Hengki Tornado dalam aksi massa menolak kehadiran Gubernur yang digelar di Kelurahan Pasar Ujung pukul 17.00 WIB – 18.00 WIB, Minggu, (20/7).

Dalam aksi itu, massa menggelar 2 spanduk besar. ‘’Hibah tanah SPP Kelobak untuk pembangunan Masjid Agung Kepahiang itu sudah mendapat persetujuan DPRD Provinsi Bengkulu. Jadi, tidak ada alasan bagi Gubernur untuk menghambat atau menghalang-halangi pembangunan Masjid Agung itu,’’ tutur Hengki Tornado.

Aspirasi ini lanjut Hengki, perlu mendapat perhatian Gubernur. Soalnya, masyarakat Kepahiang sangat menginginkan pembangunan Masjid Agung itu dapat terealisasi secepatnya.

Aksi kumpul-kumpul sambil membentang spanduk bernada protes dan kecaman terhadap Gubernur Bengkulu itu dikawal ketat personel Polres Kepahiang yang dipimpin langsung Kabag Ops. SM Munthe, SH. Namun, massa tak sempat berdialog dengan Gubernur. Karena saat itu Gubernur tengah berbuka puasa bersama di rumah dinas Wabup Kepahiang, Bambang Sugianto, SH.

Selepas berbuka puasa, massa akhirnya membubarkan diri. Namun, spanduk protes masih tetap terpampang di pinggir jalan lintas Kepahiang – Bermani Ilir di Kelurahan Pasar Ujung.

Maraknya spanduk bernada protes itu ditanggapi ringan warga Kepahiang,  Ajiseri, (53). ‘’Banyaknya spanduk bernada protes yang terpampang di Pasar Kepahiang dan pagar Taman Santoso Kepahiang ini merupakan wujud kegerahan masyarakat Kepahiang terhadap Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd yang menolak menghibahkan tanah SPP Kelobak untuk pembangunan masjid agung,’’ kata Ajiseri.

Soalnya, malam ini—tadi malam—Pak Gubernur melakukan safari Ramadan di Masjid Thorequl Jannah Kelurahan Pasar Ujung, Kepahiang. Makanya, masyarakat berusaha menyampaikan aspirasi melalui tulisan yang terpampang melalui spanduk ini,’’ tutur Ajiseri.

Ajiseri berharap Gubernur dapat mengabulkan keinginan masyarakat Kepahiang untuk membangun masjid agung di kompleks SPP Kelobak yang telah mendapat persetujuan DPRD Provinsi Bengkulu itu. ‘’Tanah SPP Kelobak itukan bukan tanah pribadi. Tapi, tanah negara lalu mengapa begitu susah dihibahkan untuk kepentingan masyarakat,’’ ujar Ajiseri.

Pemprov Siap Berdialog

Apa tanggapan Gubernur? Juru bicara Pemprov, Drs. Misran Musa ketika dikonfirmasi mengenai aksi penolakan di Kepahiang mengatakan sesungguhnya Pemprov siap berdialog dengan masyarakat Kepahiagn guna membicarakan proses hibah lahan SPP Kelobak untuk pembangunan Masjid Agung. Namun menurutnya, warga Kepahiang semestinya tidak perlu memasang spanduk-spanduk seperti saat kedatangan Gubernur dalam rangka safari Ramadan ke Kabupaten Kepahiang.

“Kita berdialog secara santun,” kata Misran Musa via telepon tadi malam.

Dia juga mengatakan Pemprov Bengkulu mempunyai itikad baik untuk menghibahkan lahan SPP Kelobak tersebut. Akan tetapi untuk menghibahkan lahan harus melalui proses. “Untuk hibah lahan, harus ada prosesnya,” ujar Misran Musa. (rhy/ble)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Lempari Polisi Mercon, Pelajar SMA Diamankan

Al yang melempar mercon ke arah polisi saat diamankan di Mapolsek Kota Manna.

Al yang melempar mercon ke arah polisi saat diamankan di Mapolsek Kota Manna.YUNIKE/RB

KOTA MANNA – Meskipun ribuan petasan dan mercon sudah diamankan oleh tim razia gabungan Polres Bengkulu Selatan (BS) tapi tak membuat jera penjual petasan. Terbukti masih banyak petasan yang dijual dan dimainkan.
Seperti yang terjadi Sabtu malam (19/7), polisi yang sedang berpatroli di depan gedung DPRD BS, jadi sasaran lemparan mercon yang dilakukan seorang remaja berinisial Al (15), pelajar SMA BS warga Padang Pematang Kecamatan Kota Manna.
Dengan ulah konyol itu Al ditangkap setelah polisi yang sedang berpatroli melakukan pengejaran. Awalnya polisi mengamankan rekan Al yang berinisial Dn (13) pelajar SMP yang saat dikejar polisi ikut lari bersama Al. Tetapi Dn membantah kalau dirinya yang melemparkan mercon ke arah polisi. Tetapi yang melemparkan mercon adalah Al.
Oleh saudara Dn yang tidak terima adiknya diamankan oleh polisi, langsung mencari keberadaan Al. Tidak lama, Al pun berhasil ditangkap dan langsung diamankan dengan satu motor Honda Repsol BD 3718 BP ke Polsek Kota Manna.
Saat diamankan Al mengakui perbuatannya, yang melemparkan mercon di depan Gedung DPRD.
Tetapi menurut Al itu dilakukan bukan untuk melempari polisi melainkan Al dan rekannya sedang perang mercon. Al juga mengakui melempar mercon hanya 1 kali sedangkan 2 kali sebelumnya Al membantah bukan dirinya. ‘’Lemparan mercon yang terakhir memang saya, tetapi yang sebelumnya bukan saya pak,” aku Al.
Saat ditanya oleh polisi, apa motif Al melempar mercon ke arah polisi. Al mengaku jika dirinya tidak bermaksud untuk melempari polsi dengan petasan melainkan sedang perang-perangan mercon dengan rekannya yang ada di Taman Merdeka.
Kronologis kejadian Sabtu malam (20/7) pukul 22.00 WIB tim razia gabungan Polres BS melakukan patrol, untuk mencegah balap liar (Bali) yang sering digelar setiap malam minggu di depan Gedung DPRD BS. Sebelum polisi tiba, puluhan motor yang umumnya dikendarai oleh pemuda melakukan atraksi balap liar mulai dari depan gedung DPRD dan memutari Jalan Jenderal Sudirman.
Melihat mobil patroli Satlantas Polres BS mendekat, para pelaku Bali ini langsung bubar. Polisi langsung memakirkan mobil patroli di depan gedung DPRD untuk mencegah atraksi Bali kembali dilakukan.
Tidak lama kemudian, ada mercon yang dilempar dari arah Taman Merdeka ke depan polisi. Awalnya polisi masih biarkan ulah para remaja ini tapi saat kedua kalinya mercon dilempar ke arah mereka, polisi habis kesabaran dan melakukan pengejaran. Namun kehilangan target karena kondisi jalan gelap membuat pelaku leluasa kabur.

Kapolres BS, AKBP Abdul Muis, S.IK melalui Kapolsek Kota Manna Iptu Hasbi didampingi Kanit Reskrim Ipda R Ginting, menjelaskan Al diamankan polisi karena ulah memainkan mercon. Al diminta untuk membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Mahasiswa Diamankan
Sementara itu, saat melakukan pengejaran terhadap pelaku pelempar mercon polisi juga berhasil mengamankan pemuda Seginim berinisial Fr (19), yang diduga melempari mobil patroli Satlantas dengan batu. Fr yang mengaku bersatus sebagai mahasiswa ini membantah bukan dirinya yang melempar mobil polisi, melainkan rekannya.
Fr yang sempat kabur dari pengejaran polisi ini, berhasil ditangkap dan bersama Fr ditemukan barang bukti yakni sebongkah batu ukuran kecil. Fr langsung diamankan ke Mapolres BS untuk diperiksa.(key)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Ditabrak Bus Putra Bengkulu, Pengendara Motor Tewas

Bus Putra Bengkulu yang menabrak tewas pengendara motor di Jalan Kepahiang - Benteng di Desa Tebat Monok, Minggu, 20 Juli 2014. Tampak pula pengendara motor Honda Beat, Bambang Sumantri (25) warga Curup yang tewas ditabrak Bus Putra Bengkulu di Desa Tebat Monok, Kepahiang. MASRI/RB

Bus Putra Bengkulu yang menabrak tewas pengendara motor di Jalan Kepahiang – Benteng di Desa Tebat Monok, Minggu, 20 Juli 2014. Tampak pula pengendara motor Honda Beat, Bambang Sumantri (25) warga Curup yang tewas ditabrak Bus Putra Bengkulu di Desa Tebat Monok, Kepahiang. MASRI/RB

KEPAHIANG – Disambar Bus Putra Bengkulu, pengendara Honda Beat, Bambang Sumantri (25) warga Kelurahan Talang Benih, Curup, Rejang Lebong tewas dengan kepala remuk. Kecelakaan maut itu terjadi di jalan lintas Kepahiang – Benteng di Desa Tebat Monok Kepahiang pukul 12.15 WIB, Minggu, (20/7).

Berdasarkan data terhimpun, sebelum tewas disambar Bus Putra Bengkulu BD 7206 AN, Bambang yang mengendarai Honda Beat BD 3746 KL melaju dari arah Kepahiang menuju Benteng. Tiba di depan GOR Kepahiang di Desa Tebat Monok tak jauh dari RSUD Kepahiang, muncul Bus Putra Bengkulu yang disupiri Alim Siregar (25) yang masuk ke jalur kanan dan bus itu menyambar sepeda motor yang dikendarai Bambang.

Akibat benturan keras itu, sepeda motor Bambang ringsek di bagian depan. Sedangkan Bambang terhempas di aspal. Saking kuatnya benturan itu, kepala Bambang remuk dan otaknya berceceran di aspal serta kaki kanan Bambang patah. Bambang tewas di TKP.

Siang itu juga, mayat Bambang dievakuasi tim medis RSUD Kepahiang. “Setibanya di IGD, korban sudah meninggal dunia. Kepalanya hancur, paha kanan patah dan robek di lutut kiri kanan. Siang itu juga, mayat korban dibawa pulang keluarganya ke Curup,” jelas dr Umar Sembiring dari IGD RSUD Kepahiang.

Sementara Bus Putra Bengkulu jurusan Bengkulu – Pekan Baru, Riau dengan 9 penumpang itu langsung digiring ke Polres Kepahiang. Sedangkan Alim Siregar selaku supir 2 melarikan diri. Hanya Abdurrahman (25) selaku supir 1 yang masih menjalani pemeriksaan di Satlantas Polres Kepahiang.

“Jika dilihat dari sketsa TKP, Bus Putra Bengkulu itu masuk ke jalur kanan hingga bertubrukan dengan sepeda motor yang dikendarai korban Bambang. Saat itu, bus dikemudikan supir 2, Alim Siregar yang melarikan diri,” kata Kapolres Kepahiang, AKBP. Sudarno, S.Sos, MH didampingi Kasat Lantas, Iptu. Sukma Pranata. (rhy)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Gubernur Santuni 25 Anak Yatim

KEPAHIANG – Kendati disambut spanduk bernada protes yang bertabur di Pasar Kepahiang, Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah,S.Ag, M.Pd dan rombongan tetap melaksanakan Salat Isya’ dan Tarawih berjemaah di Masjid Thoriqotul Jannah Kelurahan Pasar Ujung Kepahiang.

Dalam safari Ramadan ini Gubernur didampingi Danrem 041 Gamas, Kolonel Inf. Ahmad Sudarsono, serta sederet pejabat jajaran Pemprov Bengkulu. Usai Salat Tarawih, Gubernur menyantuni 25 anak yatim. Serta memberikan bantuan kepada Masjid Thoriqotul Jannah senilai Rp 100 juta, Al Hidayah Bermani Ilir Rp 10 juta dan Masjid Al Ikhlas Bermani Ilir Rp 25 juta.

Sebelumnya Gubernur melakukan buka puasa di Rumah Dinas Wabup Kepahiang, Bambang Sugianto, SH, MH. (rhy)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Kapan Nikah? Cinta Laura: Mungkin 5-10 Tahun Lagi

JAKARTA – Cinta Laura, 21, dan Verrell Bramasta, 18, sedang berteman dekat. Mereka pun jadi sering mengisi acara talk show di televisi bareng. Seperti halnya kemarin (20/7). Cinta dan Verrel syuting di Studio IBN, Cawang, Jakarta Timur.

Bahkan, Cinta memilih menaiki mobil Verrell setelah acara. Keduanya menuju gedung Trans TV untuk program lainnya.

Cinta sendiri saat datang sebetulnya bersama ibunya yang juga terus menemani selama syuting itu. Namun, dia memilih pergi ke Trans TV bersama Verrell saja.

 ”Mom, nanti ke Trans kan. Aku berangkat duluan,” katanya kepada ibunya, Herdiana Kiehl, yang saat itu diwawancarai infotainment.

Cinta dan Verrell langsung menuju mobil Verrell. Ketika ditanya soal kedekatan ini, Cinta menjawab bahwa mereka hanya berteman. Bermula dari sering bertemu saat mengisi acara, mereka merasa nyambung.

“Awalnya aku bilang nggak suka sama dia. Aku memang orangnya nggak bisa basa-basi sama orang,” kata Cinta.

Namun, setelah ngobrol, ternyata cocok. Mereka meminta kedekatan ini tidak dibayangkan terlalu jauh.

“Kita have fun sama pertemanan ini. Kita juga nggak pernah ngumumin ke media kalau dekat. Sebenarnya aku maunya ini-ini semua nggak ada aja,” katanya sambil menunjuk kamera-kamera yang menyorotnya.

Maka, ketika ditanya infotainment tentang keseriusan hubungan dengan Verrell, dia menjawab lalu tertawa, “Come on, jangan ditanya seperti kita umurnya sudah mau menikah. We are so young. Itu masih lama banget. Mungkin 5-10 tahun lagi.”

Verrell juga menjawab senada. Yang penting mereka sekarang asyik berteman. Toh, sebentar lagi juga Cinta kembali ke Amerika Serikat. Meski begitu, keduanya saling support. Misalnya, tentang kuliah.

Cinta berjanji pada Verrell, kalaupun nanti sudah kembali ke AS, dia tetap berkomunikasi dengan Verrell. “Pokoknya aku akan kasih tahu dia supaya sekolahnya jangan sampai nggak bener. Jangan kebanyakan party-party,” kata Cinta. (jan/c17/ayi)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Dinihari Ramadan, Malabero Berdarah

Puluhan warga Malabero berkumpul kemarin (20/7) pukul 01.00 WIB usai terjadi aksi pengeroyokan. Sementara warga yang terluka akibat kena bacokan senjata tajam dilarikan ke rumah sakit.

Puluhan warga Malabero berkumpul kemarin (20/7) pukul 01.00 WIB usai terjadi aksi pengeroyokan. Sementara warga yang terluka akibat kena bacokan senjata tajam dilarikan ke rumah sakit.FAZLUR/RB

BENGKULU – Aksi pengeroyokan berujung penujahan (penikaman, red) terjadi di Jalan DI Panjaitan kawasan Kampung Cina Kelurahan Malabero, Sabtu (19/7) sekitar pukul 23.00 WIB. Tiga warga Malabero masing-masing Hendri (28), Zulfikar (33) dan Deki (21) mengalami luka bacok dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Sementara aparat kepolisian masih mencari para pelaku.
Kronologis kejadian ini, berawal saat Zulfikar dan Deki sedang duduk di depan rumah Hendri. Tiba-tiba datang Feri adik Hendri mengabarkan kalau dirinya dipukul dan motornya ditahan para pelaku. Selanjutnya, Zulfikar, Deki dan Hendri mendatangi para pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang, tak jauh dari biara di Kampung Cina. Kedatangan tiga warga Malabero ini sudah ditunggu pelaku.
Selanjutnya saat menanyakan motor adiknya, para pelaku langsung mengeluarkan pisau dan mengejar ketiga korban. Hendri mengalami luka bacok di tangan kanan, hingga urat tangannya putus. Sementara Zulfikar ditikam di dada kiri, sementara Deki mengalami luka di tangan saat menangkis sabetan pisau pelaku. Kalah jumlah, ketiga korban memilih melarikan diri.
Ketiga pria ini lalu dilarikan ke RS Bhayangkara, sementara para pelaku langsung melarikan diri usai kejadian. Anggota Polsek Teluk Segara dan Polres Bengkulu yang mendapatkan informasi perkelahian tersebut langsung ke tempat kejadian perkara (TKP), namun sayangnya pelaku sudah tak berada di lokasi. Sementara rekan korban berdatangan ke RS Bhayangkara untuk melihat kondisi rekan mereka.
Malam itu juga, Deki dibawa ke Polres Bengkulu untuk membuat laporan. Dalam pemeriksaan tersebut, Deki mengaku tidak tahu menahu masalah apa yang terjadi. Dikatakannya, malam itu niatnya hanya ingin membantu mengambil motor milik adik Hendri yang ditahan para pelaku. “Mereka itu sepertinya salah sasaran, kami hanya mau ambil motor,” terangnya.

Warga Malabero Gempar
Usai pengeroyokan, Minggu (20/7) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, sekitar 50 lebih warga Malabero berkumpul di simpang Jalan Pendakian untuk berjaga-jaga. Ini setelah mereka mendapatkan kabar, kalau lawan akan melakukan penyerangan kembali ke wilayah mereka.
Mereka berkumpul di simpang Jalan Pendakian. Warga sudah siap menunggu kedatangan rombongan yang diisukan akan menyerang wilayah mereka. Tak berapa lama kemudian, anggota Polres Bengkulu dan Polsek Teluk tiba di lokasi dan mendinginkan suasana.
Namun warga tetap bersikukuh tidak mau membubarkan diri, mereka tetap ingin menunggu kedatangan pihak lawan. “Ya kalau mau datang kita tunggu,” teriak warga.
Polisi yang datang tak sanggup menghalau puluhan warga ini. Hingga akhirnya warga pun membubarkan diri sekitar pukul 02.30 WIB.

Berawal dari Benteng
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari polisi, aksi penujahan tersebut berawal dari perkelahian antara Feri bersama teman-temannya dengan para pelaku. Keributan pertamakali terjadi di kawasan Benteng Marlborought.
“Perkelahian itu terjadi dua kali, yang pertama di Benteng. Karena tidak puas, akhirnya para pelaku datang lagi menunggu dekat biara itu,” terang Kapolres Bengkulu, AKBP. Iksantyo Bagus Pramono, SH, MH melalui Kasat Reskrim, AKP. Amsaludin, S.Sos. (fiz)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Bupati Buka Bersama Napi Lapas Arma

Usai buka bersama Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si menyempatkan foto bersama. Insert, bupati ketika menyerahkan bantuan ke masjid Lapas Arga Makmur.SHANDY/RB

Usai buka bersama Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si menyempatkan foto bersama. Insert, bupati ketika menyerahkan bantuan ke masjid Lapas Arga Makmur.SHANDY/RB

ARGA MAKMUR – Bupati Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. H. M Imron Rosyadi, MM, M.Si Sabtu (19/7) lalu melakukan buka bersama di Lapas Arga Makmur Bengkulu Utara (BU). Bahkan, Imron juga sempat bercengkrama dengan para napi seusai berbuka dan Salat Tarawih.

Imron menuturkan berkah Ramadan bisa dirasakan setiap umat muslim dimanapun berada dan menjalankan ibadah puasa, tak terkecuali yang tengah menjalani hukuman di Lapas Arga Makmur. Ia yakin, kedatangan Ramadan tahun ini akan membawa ketebalan iman bagi penghuni Lapas Arma. “Jangan pernah merasa tersisih, karena di mata Allah manusia itu sama. Yang membedakan hanya iman dan taqwanya pada Allah,” kata Imron.

Imron bersama jajaran pejabat Pemda BU juga memberikan bantuan seperangkat alat mandi bagi para napi. Tak hanya itu, Imron juga menyumbangkan karpet sajadah untuk Masjid Lapas Arga Makmur yang bisa digunakan napi dan karyawan melaksanakan salat sehari-sehari. “Semoga bantuan ini bermanfaat, terutama bagi warga binaan di Lapas Arga MAkmur. Semoga saja tahun depan bisa melaksanakan ibadah puasa bersama keluarga,” tambah Imron.

Kedatangan pejabat Pemda BU kemarin juga disambut Kalapas Arga Makmur Agus Prakosa, Bc.Ip, SH, MH dan jajaran pejabat Lapas Arga Makmur. Imron juga berharap napi binaan bisa mengambil hikmah dalam berpuasa di lapas Arga Makmur.(qia)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Pengurusan NIP CPNS dari Honorer Molor

JAKARTA – Pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari saringan tenaga honorer kategori 2 (K-2) tidak berjalan mulus. Sejauh ini baru 35 persen dari total honorer K-2 yang lulus ujian. Alhasil, banyak daerah minta waktu tambahan mengurus NIP ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Data dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menyebutkan, tenaga honorer K-2 yang mengikuti ujian berjumlah 608.814 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 209.719 orang dinyatakan lulus Posisi pada akhir Juni lalu, NIP yang keluar baru 25 persen atau sekitar 52.429 NIP.

“Sekarang sudah 35 persen NIP yang dikeluarkan BKN,” kata Kepal Biro Humas dan Protokol BKN Tumpak kemarin. Dengan posisi 35 persen itu, berarti CPNS dari kelompok honorer K-2 yang sudah memiliki NIP sekitar 73.400 orang.

Tumpak mengakui pengurusan NIP bagi para CPNS yang asalnya tenaga honorer K-2 sangat lama. “Kita bahkan sampai perpanjang tiga kali,” katanya.

Perpanjangan pengurusan NIP mewajibkan pemberkasannya tuntas pada Juni lalu. Ketika sudah ditutup, banyak instansi pusat maupun daerah yang belum mengajukan pemberkasan NIP.

Akhirnya BKN mengeluarkan kebijakan khusus. Yakni, meminta instansi  menulis surat resmi perpanjangan validasi data. Dalam surat itu harus dicantumkan kapan mereka menuntaskan validasi dat. BKN memberi batas maksimal perpanjangan akhir pengurusan hingga September.

Beragam alasan menjadi dasar permohonan perpanjangan waktu. Di antaranya adalah banyak kepala daerah yang baru dilantik. Karena itu, mereka melihat ulang data-data honorer K-2. Pejabat pembina kepegawaian daerah (bupati, wali kota, atau gubernur) bisa dijerat tindak pidana dan sanksi adminsitrasi jika meloloskan tenaga honorer palsu.(wan/ca)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Shakira Jadi Selebriti Pemilik Follower Facebook Terbanyak

Bintang pop internasional, Shakira menjadi selebriti pertama didunia yang memiliki follower terbanyak di Facebook. Sang biduanita yang cantik nan seksi ini memiliki total 100 juta follower.

Lonjakan follower Shakira ini akibat ia menyanyikan lagu tema Piala Dunia di Brasil dengan judul  “La La La”. Sementara di YouTube, video lagu  “La La La” yang disponsori oleh Activia yogurt telah dilihat lebih dari 236 juta kali.

“Media sosial dan secara khusus Facebook telah membantu saya dan seniman lainnya menjembatani kesenjangan antara panggung dan penonton,” kata Shakira, seperti dilansir laman Fox News, Minggu (20/7).

Di Twitter yang memiliki basis pengguna yang lebih kecil, Shakira juga memiliki followers yang tidak sedikit, yakni sebesar 26.100.000 followers.(fny/jpnn)

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather