>

Big Cola Tawarkan Sensasi Menonton Timnas Inggris di Brasil

“Di Brasil para pemenang akan tinggal selama 10 hari 9 malam dan mengikuti seluruh kegiatan Timnas Inggris.”

SBY: Soal Capres, Demokrat Segera Ambil Sikap

Demokrat tak mau tergesa-gesa. Semua harus dipikir matang.

Beli Pertamax Bisa Jalan Bersama Cannavaro ke Brasil

Program ini berlangsung mulai tanggal 19 April hingga 19 Juni mendatang ini berlangsung di seluruh SPBU Pertamina di seluruh Indonesia.

Dwiki Gagal ke Final

Dwiki Arsyi terhenti di semifinal Bulutangkis Antar-Pelajar se-Indonesia

Agustus, Fabio Cannavaro Kunjungi Jakarta

“Untuk tanggal belum pasti, kira-kira Agustus Cannavaro ke Jakarta.”

Milan Minati Kiper Meksiko

Kiper Ajaccio, Guillermo Ochoa, dikabarkan agennya sedang menjadi buruan AC Milan. Namun, Ochoa dan agennya belum mau buka suara.

STIE Nobel GUnakan Kurikulum Berbasis Entrepreneur

dimana selain mendapatkan mata kuliah pengantar kewirausahaan mahasiswa juga harus mengambil mata kuliah keterampilan kewirausahaan

Tolak politisasi kampus, mahasiswa ITB usir Capres PDIP Jokowi

Mahasiswa ITB menghadang Jokowi dan rombongan tepat di gerbang kampus mereka di Jl. Ganesca Bandung, Kamis (17/4/2014)

BANDUNG (Arrahmah.com) – Dengan alasan menolak kampus jadi ajang politisasi elit politik, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) aktif mengusir Capres PDIP Jokowi.

Ratusan mahasiswa ITB memblokade pintu gerbang utama kampus ITB, Jalan Ganeca, Bandung, Kamis (17/4/2014). Mahasiswa membawa sejumlah spanduk menolak politisasi kampus. Salah satu spanduk tertulis: “Kampus Netral Harga Mati”.

Mahasiswa yang memakai jas almamater jurusan masing-masing menolak kedatangan Jokowi yang juga Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk dari berbagai kampus. Spanduk itu tertulis,”Turut Berduka Cita Atas Poltisasi ITB”, dan “Kampus Netral Harga Mati”.

Situasi semakin memanas ketika petugas keamanan kampus dan polisi berusaha menghalang-halangi aksi demonstran. Aksi dorong mendorong pun terjadi antara petugas keamanan dengan mahasiswa.

Sehingga mobil yang dinaiki Jokowi dan rektor ITB tak jadi masuk kampus. Mobil pergi melaju menuju Jalan Ir. Juanda dan masuk ke kediaman dinas rektorat. Sementara mobil pengawal Jokowi masih terjebak di kerumunan mahasiswa. Baru sekitar 10 menit kemudian, mobil tersebut bisa keluar dari blokade mahasiswa.

Rencananya Jokowi datang ke kampus ITB untuk memberikan kuliah umum.

Dalam selebaran yang dibagikan, mahasiswa menuliskan beberapa poin kejanggalan kedatangan Jokowi ke kampus yang berada di Jalan Ganeca itu. Dalam selebaran itu ditulis, pihak rektorat mengundang Jokowi sejak September 2013 lalu. Maret 2014 Jokowi berencana memberikan kuliah umum namun batal karena saat itu salah satu pembicaranya adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Kejanggalan lainnya adalah konten kuliah umum tidak dipublikasikan melalui spanduk atau media apa pun. Mahasiswa menyebut ITB mengundang Jokowi sebagai kapasitasnya sebagai gubernur Jakarta, namun kenapa kedatangan Jokowi dilakukan usai deklarasi capres.

“Mengapa harus sekarang, saat dia telah diusung jadi capres PDIP? Ayo rapatkan barisan dan serukan: Tolak politisasi kampus ITB.” bunyi tulisan dalam selebaran yang dibagikan oleh Mahasiswa. (azm/dbs/arrahmah.com)

10 Kelompok TPA Ikuti Lomba Nasyid

Sejak Kamis (17/4/2014) petang, Masjid Nurul Islam Palangkaraya terlihat ramai. Itu karena, di lokasi itu digelar Festival Anak Saleh Indonesia

Konvensi Rakyat Tidak Jelas, Isran Noor Turunkan Target Jadi Cawapres

Isran Noor, menerima jika akhirnya harus menjadi calon wakil presiden jika target menjadi calon presiden melalui konvensi tidak terkabul.